Aku menatap pantulan diriku di depan cermin. Nampak sosok seorang gadis yang sangat jauh dari kata KESEMPURNAAN lalu aku mulai berpikir
apa arti kesempurnaan itu jika tidak diiringi oleh kebahagiaan? Tidak Ada makhluk yang cukup sempurna selain sang pencipta, iya kan?
Di tinggal pergi seseorang yang sangat kita sayangi memang sangat menyakitkan, tapi di dunia ini tidak ada yang namanya abadi, iya kan?
Mencintai setulus hati, berarti rela berkorban demi apa saja, iya kan?
Katanya cinta, katanya sayang, kalau gitu harus rela dong melihat sang pemilik hati bahagia bersama orang lain, iya kan?
Cinta tak selamanya harus memiliki, cinta kadang bertepuk sebelah tangan, cinta kadang terpisah jarak dan waktu tapi itu yang namanya cinta, iya kan?
Cinta tak mengenal usia, tak mengenal kapan, di mana, siapa aku, siapa kamu. Cinta datang dengan sendirinya dan pergi dengan sendirinya, iya kan?
Sama seperti lirik dalam lagu Padi yang berjudul Harmoni
Kau membuatku mengerti hidup ini. Kita terlahir bagai selembar keras putih. Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai. Yang terwujud harmoni🎵
Kehidupan itu indah jika kau senantiasa untuk menikmati setiap detiknya.
Hargailah segala hal yang telah kau miliki di dunia ini, karena mereka tidak akan selamanya menjadi milikmu.