Jumat, 23 Desember 2011

Petualangan Guliver


Dahulu kala di negara Inggris ada seorang dokter muda bernama Guliver. Ia senang berlayar ke negara yang sangat jauh. Hingga pada suatu saat, ketika ia berlayar, datang angin topan yang sangat dahsyat. Semua orang yang naik kapal tersebut terlempar ke laut. Guliver terus berenang di antara ombak yang bergulung-gulung.

Akhirnya ia terdampar di sebuah pantai. Ketika ia membuka matanya, tubuhnya telah diikat dengan tali kecil dan banyak prajurit-prajurit kecil yang membawa tombak mengelilinginya. "Jangan bergerak! Lihatlah keadaanmu!" "Hai laki-laki raksasa, siapakah kau sebenarnya ?". "Namaku Guliver, kapal yang aku naiki tenggelam dan aku terdampar disini." "Baiklah, kau akan kami bawa ke Istana." Kemudian prajurit-prajurit kecil mengangkat dan menaikkan Guliver ke atas kendaraan raksasa yang ditarik kuda-kuda kecil.

Setelah tiba di Istana dan tali-tali yang mengikatnya dilepaskan, Guliver menceritakankejadian yang menimpa diri dan kapalnya kepada raja. "Baiklah, kau boleh tinggal disini asalkau berkelakuan baik dan sopan", kata sang Raja. Setelah ituraja menyuruh pelayannya
untuk menyiapkan hidangan untuk Guliver. "Sebagai rasa hormat saya, saya inginmemberikan hadiah kepada Baginda," kata Guliver sambil mengeluarkan sebuah pistol danmencoba menembakkannya. Door!! Orang-orang di kota tersebut terkejut dan berlarian mendengar suara pistol Guliver. "Hm.. meriam yang hebat," kata Raja.

Keesokan harinya, Guliver berjalan berkeliling kota setelah diijinkan oleh Raja. Gulivermerasa sedang berjalan diantara gedung-gedung yang bagaikan mainan. Guliver semakin akrab dengan penduduk-penduduk di lingkungan Istana. Guliver memberikan kenang-kenangan berupa sebuah jam kepada mereka. Suatu hari, Raja datang dengan putrinyauntuk berunding. Raja merasa bingung karena raja negeri tetangga ingin menikah denganputrinya. Tetapi putrinya tidak menginginkannya. Namun, jika permintaan tersebut ditolak,raja negeri seberang mengancam akan datang menyerang. "Baiklah, aku akan berusahamenolong, Tuanku." Guliver minta disediakan tali-tali yang diberi kail pada ujungnya. Ketika ia pergi ke pelabuhan, kapal-kapal musuh sudah berjejer di tengah laut. Guliver pergi ke arahkapal itu.

Tiba-tiba ia diserang dengan panah-panah kecil yang tidak terasa dibadan Guliver. Ia hanya menutup matanya dengan tangan agar panah-panah itu tidak mengenai matanya. Guliver menarik kapal-kapal musuh ke pelabuhan. "Hidup Guliver!", "Hebat! Guliver sangat kuat." Akhirnya raja negeri tetangga memohon maaf dan berjanji tidak akan berperang lagi dan akan menjalin persahabatan.

Esok harinya, Guliver menemukan perahu yang sudah rusak dan hanyut terombang-ambing ombak. "Kalau kondisi perahu ini baik, aku mungkin bisa bertemu dengan kapal laut yangakan pulang ke Inggris. Penduduk negeri itu membantu Guliver memperbaiki perahu. Berkat usaha dan kerjasama yang baik, dalam sekejap perahu itu sudah bagus kembali.

"Terima kasih banyak atas bantuan kalian semua." Tibalah hari kepulangan Guliver. Ia dibekali makanan dan juga sapi-sapi yang dinaikkan ke perahu. "Baginda, saya telah merepotkan selama tinggal disini dalam waktu yang lama, maafkan saya jika saya banyak kesalahan." "Hati-hatilah Guliver dan selamat jalan." Setelah diantar Raja dan segenap penduduk negeri, perahu Guliver berangkat menuju lautan. "Beberapa hari kemudian, dari arah depan perahu, Guliver melihat kapal laut besar.

Ia segera melambaikan tangannya dan iapun ditolong oleh kapal itu. Kebetulan sekali, ternyata kapal itu akan pulang ke Inggris. "Syukurlah akhirnya aku bisa pulang ke Inggris,"ucap Guliver dalam hati. Orang-orang di kapal merasa kagum dan aneh dengan cerita Guliver dan melihat sapi kecil yang dibawa olehnya.
source : Bobo's Magazine

Mengapa Kaki Buaya Pendek?

Alkisah, beribu tahun yang lalu, hiduplah seekor naga raksasa berwarna merah. Pada suatu saah, dia merasa bete, segala sesuatu pernah dialaminya, yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Rasanya tak ada lagi tantangan. Dia sudah merasa bosan hidup didunia ini. Tetapi dia tidak mau pergi sendiri. Karena itu dikumpulkannya binatang-binatang lain. Dia berkata kepada mereka: “Bumi ini tidak aman lagi,” katanya. “Manusia akan memburu dan membunuh kita. Dibalik awan sana ada sebuah tempat yang aman dan indah. Kita akan tenteram disana, karena manusia tidak bisa mencapainya. Naiklah kepunggungku. Kuterbangkan kalian kesana.”

Binatang-binatang lain mempercayainya dan berebutan naik ke punggung naga merah. Tidak semuanya tentu. Pasti ada kecualinya. Misalnya singa-singa raja hutan yang sombong itu tak mau dia ikut berdesakan. Pikirnya, sebagai sebagai raja tentulah hina berhimpitan begitu dengan rakyatnya. Lain lagi harimau. Harimau suka pada hal-hal yang mendebarkan dan penuh tantangan. Karena itu harimau tidak peduli akan usul naga merah. Manurut dia, berkelahi dengan manusia, meskipun berbahaya tapi membuatnya puas.

Demikianlah, semua binatang-binatang itupun naik ke punggungnya. Tetapi naga merah segera sadar, tak mungkin dia mengangkut semua binatang itu sekaligus.

“Turunlah sebagian,” pintanya “bebanku terlalu berat. Aku tak kuat bangkit lagi, apalagi terbang ke awan.”

Gajah, yang duduk paling atas, melorot ke arah kuda nil. “He, kamu harus turun, kuda nil. Badanmu mirip karung jerami.,” bentaknya. Mendengar itu kuda nil marah. “Mau menang sendiri ya,” balasnya. “Badanmu sendiri seberat itu. Kau kira dirimu seringan bulu?”

Jerapah tak mau kalah. “Kupikir badak yang harus turun,” katanya. “Dia yang paling berat.”
“Tapi aku yang paling dulu naik’” jawab badak sengit.
“Tidak adil kalau aku yang harus turun. Pokoknya, ………. Aku tak mau turun.”

Buaya juga tidak mau mengalah. Dia melihat ke sekelilingnya.
“Serigala yang harus turun,” katanya. “Semua binatang membencinya.”
Serigala balas membentak.
“Oh, kau pikir kau yang punya paling banyak fans ya. Paling cakep?”

Hanya kupu-kupu yang tetap tenang.
“Aku ikut rombongan kedua saja,” katanya sambil terbang dari leher naga merah.

“Bagus, begitu dong dari tadi,” kata gajah sambil melihat kupu-kupu tadi menjauh.
“Tuh, sudah ada yang turun. Ayo, naga merah, kita berangkat,” kata yang lain.
“Jangan menggerutu terus,” kata buaya.
“Kau sendiri yang mengajak kami. Ayo cepat terbang!”

Naga merah pun menggeliat, mendengus, menggeram mengumpulkan segala tenaganya dan akhirnya terbang. Ketika sampai setinggi pohon, baru dia sadar, bebannya terlalu berat.

“Wah, berat sekali!” katanya. Pasti dia akan terjerembab! Apa akal?
“Aku terpaksa harus menjatuhkan penumpang dipunggungku ini. Tentu mereka akan marah, tapi apa daya?” batin naga merah setengah putus asa.

Diapun menggoyang-goyangkan punggungnya, dan berjatuhanlah binatang-binatang itu dengan berbagai pekik, raungan dan umpatan. Untung jatuhnya di rerumputan, jadi tidak ada yang terluka.

Memang tidak terluka sih, namun akibatnya fatal! Bagaimana mereka jatuh ke tanah, telah membuat perubahan permanent bentuk tubuh binatang-binatang itu, yang sampai kini bisa kita lihat.

Simaklah ini, buaya jatuh pada keempat kakinya. Kaki-kaki itu mengkerut jadi pendek sekali. Gajah menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya kuat-kuat, akibatnya hidungnya jadi panjang sekali. Moncong kuda nil terperosok kedalam Lumpur, jadi melebar. Bukan cuma itu, segumpal Lumpur menutupi matanya. Matanya jadi sipit. Leher jerapah terjepit dua batang pohon, karenanya jadi panjang dan langsing sekali. Apa lagi? Ular melata cepat-cepat karena ketakutan, dan kehilangan kaki-kakinya. Taring badak menembus hidungnya, berubah menjadi cula. Itulah sebabnya binatang-binatang jadi seperti yang kita lihat sekarang.

Bagaimana nasib si naga merah? Tak ada seorangpun yang tahu persis. Mungkin dia terbang jauh dan tak pernah kembali lagi. Mungkin juga dia kembali ke bumi dan tinggal dalam gua di tengah hutan yang belum terjamah. Suatu saat kelak, mungkin dia akan muncul lagi. Pandanglah langit luas, kalau-kalau bisa melihat seekor naga merah melayang-layang.

source : Bobo's Magazine

Promise me

My heart beats a little bit slower,
these nights are a little bit colder
now that your gone...
my skies seem a little bit darker,
sweet dreams seem a little bit harder...
I hate when your gone

everyday the time is passing
growing tired of all this traveling..
take me away to where you are..

I wanna be holding your hand in the sand by tire swing
where we used to be baby you and me
I'd travel a thousand miles just
so I can see you smile feels so far away
when you cry... coz home is in your eyes,

your heart beats a little beat faster
there;s tears were there used to be laughter
now that I'm gone
you talk just a little bit longer
you hate that I'm gone

everyday the time is passing
growing tired of all this traveling..
take me away to where you are..

I wanna be holding your hand in the sand by tire swing
where we used to be baby you and me
I'd travel a thousand miles just
so I can see you smile feels so far away
when you cry... coz home is in your eyes,

If I could write another ending this
wouldn't even be our song
I'd find a way that we would never ever be apart
right from the start

Hy perkenalkan namaku Scarlett Paradizo. Panggil saja aku Scarlett. Home Is In Your Eyes, yup itu adalah lagu pertama yang aku buat. Itu aku buat khusus untuk pacar aku yang udah lama  meninggal, namanya Arthur. Aku sangat sayang sama dia. Karena dialah aku bermain piano, dia yang pertama kali memperkenalkan kepadaku apa itu piano. Hari ini tepat 1 tahun dia meninggalkan aku tepat dimana kami anniv 1 month. Dan hari ini juga aku akan masuk ke sekolah baruku, sekarang aku sudah High School dan aku memutuskan untuk masuk ke sekolah seni Aussie Art School *random* karena aku Ingat aku udah janji sama dia aku akan menjadi pianist yang hebat karena itu adalah impiannya yang tertunda dan aku berusaha untuk mewujudkannya.

Sekolahnya lumayan bagus, anak-anaknya juga asik. Hari pertama sekolah ini berjalan baiklah kalau bisa dibilang. Semenjak Arthur meninggal aku tidak pernah pacaran lagi, tidak ada yang bisa  gantiin dia walaupun aku juga sudah janji sama dia kalau aku akan nemuin pengganti dia tapi rasanya sulit banget.

Ngga terasa aku udah sekolah selama kurang lebih 3 bulan, banyak yang mulai mendekati aku tapi aku anggap mereka semua sama TEMAN tidak lebih. Sekarang aku juga udah punya sahabat namanya Lily, Lily William. Dia anaknya sangat enak diajak ngobrol, dia juga sangat ahli dalam bermain biola, kadang-kadang aku sampai terkagum-kagum melihat permainan indahnya itu.

Oh iya, hari ini adalah hari ulang tahun Arthur. Rasanya sudah lama aku tidak ke pemakamannya, itu semua karena akhir-akhir ini aku jadi sibuk urusan sekolah, sekolahku akan mengadakan acara yang kalau bisa dibilang cukup besar, peringatan ulang tahun. Kami semua akan perform, aku akan memainkan pianoku, lily akan memainkan biolanya dan begitupun yang lain, aku akan memainkan pianoku, lily akan memainkan biolanya dan begitupun yang lainnya. Ngga terasa jam sudah menunjukkan pukul 3 tepat, aku pun memutuskan untuk pulang walaupun masih banyak yang belum pulang.

“Li, aku balik duluan ya”
“Mau kemana Scar?”
“Aku mau ke pemakaman dulu, mau ngucapin selamat ulangtahun sama Arthur”
“Oh, gitu ya. Oke deh, yang tabah ya Scar”
“Iya, makasih ya”

Lily memang tahu tentang Arthur, aku sering curhat ke dia dan dia selalu nyuruh aku untuk mencoba melupakan Arthur dan mencari penggantinya. Lily memang benar, aku ngga boleh terus ingat sama Arthur, aku udah coba tapi aku ngga bisa belum ada orang yang bisa ngegantiin dia di hati aku. Sebelum ke pemakaman, aku mampir dulu ke toko bunga, aku beli bunga mawar putih. Dulu Arthur suka banget kasih aku mawar putih kayak gini, jadi aku mutusin untuk bawaiin dia juga yang kayak gini supaya dia ngga lupa sama aku.

Di pemakaman, lagi-lagi air mataku jatuh. Aku ngga pernah bisa untuk ngga nangis kalau ke sini. Aku
hanya bisa menangis, menangis dan menangis.

“Arthur, kenapa kamu ninggalin aku begitu cepat? Kita baru pacaran 1 bulan dan kamu langsung ninggalin aku untuk selama-lamanya. Aku tahu kalau ini juga bukan kemauan kamu. Ngga ada yang mau kena penyakit kanker tapi aku sayang banget sama kamu. Satu tahun hidup aku tanpa kamu itu rasanya begitu hampa, aku minta maaf aku belum bisa nepatin janji aku untuk cari pengganti kamu”, kataku sambil menangis. Tiba-tiba kepalaku pusing, penglihatanku buram dan semuanya gelap.

“Di mana aku?” itu hal pertama yang aku katakan waktu aku sudah sadar. Hal terakhir yang aku ingat aku ada di pemakaman, nangis, kepalaku pusing dan tiba-tiba semuanya jadi gelap dan aku tidak ingat lagi. Aku melihat ke sekelilingku, aku berada di sebuah kamar, sepertinya ini kamar cowok karena aku lihat ada gitar di sudut kamar. Tiba-tiba ada orang yang membuka pintu kamar, dia cowok, tinggi, putih, blonde, dan saat pertama kali aku menatap mata aquanya jantungku berdetak sangat cepat. Hal yang sama saat aku pertama kali bertemu dengan Arthur.

“Hey” tegurnya seraya membuyarkan lamunanku
“Oh, hey. Aku ada dimana? Dan apa yang terjadi?”
“Oh, kamu lagi di rumah aku. Tadi waktu di pemakaman aku liat kamu lagi nangis sendirian di makam seseorang, saat aku mau menghampiri kamu tiba-tiba kamu pingsang. Aku panik, aku ngga tau mau bawa kamu ke mana, aku ngga tau rumah kamu jadi aku putuskan untuk bawa kamu ke rumah aku. Maaf ya!” jelasnya
“Astaga, kenapa kamu yang minta maaf? Seharusnya aku yang minta maaf, aku udah ngerepotin kamu, makasih ya”
“Hah? Ngga kok, kamu ngga ngerepotin, aku justru senang bisa bantu kamu. Oh iya, btw perkenalkan namaku Cody Robert Simpson, panggil aja aku Cody” sambil mengulurkan tangannya
“Ohaha gitu ya. Kenalin aku Scarlett Paradizo, panggil aja aku Scarlett” sambil kujabat tangannya
“Okay, Scarlett. Btw, kenapa kamu tadi nangis, dan itu makam siapa? Maaf kalau aku lancang”
“Hah tidak apapa kok” aku lalu menceritakan semuanya tentang Arthur, lagi-lagi air mataku jatuh aku ngga bisa tahan lagi.
“Scar, maaf karna aku nanya kayak gitu kamu jadi nangis. Please stop cry, I cant see girl cry”
“Gapapa kok Co, aku udah biasa kayak gini. Itu bukan salah kamu, aku aja yang terlalu lemah. Oh iya, kamu sendiri tadi ngapain kok bisa ada di pemakaman?”
“Tadi pas di jalan, aku liat kamu turun dari mobil kamu bawa bunga terus masuk ke pemakaman. Karena aku penasaran, jadi aku ikutin hehe. Sorry ya”
“haha gapapa lagi Co, kalau kamu ngga ngikutin aku aku ngga bakal bisa bayangin bagaimana jadinya aku, sekali lagi makasih ya”
“hehe iya sama-sama”

Aku dan Cody berbincang-bincang sangat lama, aku menceritakan kehidupan pribadi aku begitupun sebaliknya. Aku ngga tau kenapa, aku merasa nyaman banget di samping Cody walaupun kita baru ketemu tapi aku bisa langsung akrab sama dia. Dan hal yang terpenting adalah jantungku berdetak sangat cepat jika Cody menatapku ataupun tidak sengaja menyentuh tanganku.

Karena keasikan ngobrol, kami jadi lupa waktu. Saat aku melihat jam tangan yang sedang aku kenakan, aku terkejut...

“Astaga, Co..”
“Kenapa Scar?”
“Sudah jam 6, kita ngobrob lama banget ya haha. Aku pulang dulu ya takut dicariin”
“Kok cepat banget pulangnya, ngga makan malam dulu”
“mmm, lain kali aja ya Co”
“Oke”

Cody lalu mengantarku turun ke bawah, kamar Cody memang berada di lantai 2. Aku lalu pamit dan tidak lupa berterima kasih kepada keluarga Cody (mum Angie, dad Brad, Alli dan Tom) Cody sudah memberitahuku nama-nama mereka.

“Aunty, uncle, Alli, Tom aku pamit pulang dulu ya. Makasih, aku udah ngerepotin”
“Sayang manggilnya mom sama dad aja ya hehe, ngga kok kamu ngga ngerepotin. Pulangnya entar aja makan malam aja dulu sama kami”
“Makasih aunty eh maksudku mom hehe lain kali aja mom aku takut dicariin soalnya aku belum pulang ke rumah dari sekolah”
“oh, ya sudah. Kamu pulang naik apa?” tanya dad Brad
“Gampang kok dad, di luar tinggal cari taksi”
“Eh jangan naik taksi, ini udah malam diantar sama Cody aja, iyakan Co?”
“A? Iya dad, ia Scar aku aja yang antar pulang”
“oh ya udah deh, makasih semuanya. Gnite”
“Sama-sama Scar, gnite to you too” balas semuanya

Akhirnya akupun diantar pulang oleh Cody, aku memberikan alamatku dan sekitar 15 menit akupun sudah sampai di depan rumah.

“Makasih ya Co, udah ditolong diantarin pulang lagi hehe”
“Iya sama-sama, Scar aku boleh minta nomor kamu ngga?” sambil memberikan iPhone nya
“boleh kok” aku lalu mengambil, dan memberikan nomorku. “Ini, sudah. Makasih ya Co” ucapku sembari turun dari mobil “Cody, ngga mampir dulu?”
“Iya sama-sama Scar. Mampirnya nanti aja ya soalnya udah malam hehe”
“Oh, oke. Bye” ucapku sambil melambaikan tangan
“Bye” ucap Cody sembari membawa mobilnya pergi menjauh

Setelah Cody pergi, aku langsung masuk ke rumah, ternyata mom dan dad ku juga udah pulang, mereka lagi makan malam.

“Hy mom, dad” ucapku sembari mencium pipi mereka
“Hy sweetie, kok pulang nya malam?”
Akupun duduk dan menceritakan semuanya. Dari aku ke toko bunga sampai aku diantar pulang sama Cody.
“Ciee, jadi sekarang anak daddy ini udah bisa jatuh cinta lagi?”
“Iiih daddy apaan sih, kitakan juga baru kenal”
“hah, kalau emang nanti kamu pacaran sama dia. Mom sama dad restuin kok”
“Mom sama dad apaan sih, ngaco deh”
“hahahha” tawa mom dan dad

Setelah selesai makan, aku lalu naik ke kamarku dan mandi. Segar sekali rasanya sehabis mandi. Saat ingin tidur tiba-tiba iPhone ku bunyi, ternyata ada sms...

From : xxxxx
To : scarlett
Gnite scarlett, have sweet dream. Cody J

Ternyata itu sms dari Cody, aku pun menreplynya

From : Scarlett
To : Cody
Gnite too Cody, sweet dream to you too J

Aku hanya bisa tersenyum, sepertinya Cody perhatian banget sama aku. Aaa I think I fallin love at the first sight :D

Keesokan harinya, aku berangkat ke sekolah naik jazz ku. Aku semangat banget hari ini, soalnya Cody bilang dia mau pindah ke sekolah aku. Cody awalnya itu dia sekolah home schooling tapi kata dia, dia mau punya banyak teman jadi dia putuskan untuk sekolah di sekolah biasa lagi dan kebetulan sekolah kami sama. Oh iya, acara sekolahku itu tinggal sebulan lagi, jadi semua harus latihan yang lebih giat lagi.

1 bulan kemudian

Jam sudah menunjukkan pukul 4 sedangkan acaranya dimulai pukul 6. Aku akan ke sekolah dijemput Cody, wah senangnya. Aku udah yakin kalau aku betul-betul fallin love with him, but I dunno bout him. Aku dijemput Cody jam 5 soalnya kita mau pemanasan dulu sebelum perform, ini akan menjadi penampilan pertama aku. Sebaiknya aku sudah mulai bersiap-siap sekarang, akupun mandi. Sehabis mandi aku lalu memakai dress biru tua selutut, high heels putih, rambutku di urai, dandan secukupnya. Oke selesai, saat kuliat jam ternyata kurang 15 menit jam 4. Tidak lama lagi pasti Cody akan datang. Tiba-tiba iPhone ku bunyi, ternyata dari Cody

----------------OTP-----------------------
Scar, aku udah di depan rumah kamu nih
Oh, oke. Wait a minute
----------------end OTP---------------

Ternyata Cody menjemputku dengan mobil lamborgini putih barunya dan guess what? Baju kami serasi banget

“Waw, you look so beautifull today Scar”
“Aww, thank you. You too, you look so handsome” bagaimana tidak Cody memakai jas putih dengan kemeja biru tua, sepatu pastry putih, jam tangan putih, he is so handsome.
“Aw, makasih. Ya udah yuk jalan”

Sesampainya di sekolah, acaranya dimulai di aula. Sudah banyak yang datang. Dari tadi Cody menggandeng tanganku terus, my heart is beating so faster

“Wow, kalian sangat serasi. You look so beautifull today Scar and you Cody so handsome” puji Lily. Ternyata dia datang bersama Campbell. Campbell itu juga sahabatny Cody
“Yeah, I agree with you Lily” tambah Campbell
“Aw, thanks but you too” Ucapku bersamaan dengan Cody
Kami semuapun tertawa

Lily sudah perform, permainan biolanya sangat indah, disusul Campbell yang bermain drum yang sangat cool. Sekarang giliranku, akupun naik ke atas panggung dan mulai menekan tuuts tuuts pianoku dan juga mulai bernyanyi aku menyanyikan lagu Home Is In Your Eyes lagu buatanku untuk Arthur. Aku ngga bisa tahan lagi, air mataku menetes tapi aku tetap melanjutkannya sampai selesai. Setelah selesai semua orang langsung berdiri dan bertepuk tangan aku hanya bisa berterima kasih dan kembali ke belakang panggung. Di belakang penggung, semua orang memujiku katanya permainanku sangat bagus. Aku lalu berterima kasih dan bilang Kalian jauh lebih baik sambil tersenyum. Sekarang giliran Cody, Cody akan perform lagu ciptaannya juga, On My Mind awalnya kukira dia akan acoustic ternyata salah. Dance nya sangat keren, semua orang terkagum-kagum melihat dancenya, aku sendiri tidak tau kalau dia bisa dance dan menyanyi, yang aku tahu dia hanya bisa bermain gitar. Semuanya sudah perform now is time for dance, semuanya berpasangan. Lily berpasangan dengan Campbell. Dan aku, aku tidak bersama siapa-siapa. Tiba-tiba Cody datang menghampiriku..

“Scar, can I have your first dance” sambil menjulurkan tangannya
“Yes, of course” aku lalu mengambil tangannya

Kamipun berdansa, lagu yang dimainkan adalah First Dance nya Justin Bieber. Semua orang terlarut dalam suasana yang sangat romantis ini. Begitupun dengan aku dan Cody...

“mmm, Scar aku mau ngomong sesuatu sama kamu tapi kamu jangan marah ya?”
“hah? Ngomong aja Cod, aku ngga marah kok”
“jadi gini Scar, dari pertama kali aku liat kamu keluar dari toko bunga itu aku langsung suka sama kamu makanya aku ngikutin kamu ke pemakaman sampai masuk sekolah yang sama kayak kamu. Aku mau kenal kamu jauh lebih dalam lagi. Aku tau aku tidak sempurna, aku juga tau mungkin kamu ngga ada rasa sama kamu tapi aku cuman mau bilang I love you Scar, I love you at the first time I see you, just like love at the first sight. Would you be my girlfriend?”
“hah? Mmm, sebenarnya aku juga sayang sama kamu sama kayak kamu love at the first sight”
“so?”
“yes, I would”
“thank you so much my angel, before that Im sorry I cant promise you to love you forever but I just can say I’ll promise to protect and love you as long as I live in this world. I love you my angel, Scarlet”
“yeah babe, I know and I love you too my prince Cody”
“may I kiss you”
“yeah” Cody steal my first kiss, he kiss me softly and I love that

Sejak saat itu kami resmi pacaran, hubungan kami baik-baik saja walaupun kadang ada masalah tapi kami bisa melewatinya. I love him so much, sekarang aku sudah dapat penggantimu Arthur, aku sudah menepati janjiku bukan. Setelah lulus high school aku dan Cody mendapat beasiswa untuk melanjutkan sekolah kami di Juliliard di NYC dan tentu saja kami tidak membuang kesempatan itu. Sekarang aku sudah menjadi pianist yang hebat, Cody juga sudah menjadi penyanyi yang hebat, Cody always there beside me, he keep his promise to always protect me. Thanks for everything Cody. Althougt you’re not my first love but you’ll be my last.

THE END

Untitled

Namaku Charlotte Johnson panggil saja aku Charlotte, aku hanya seorang gadis biasa berusia 14 tahun. Hari-hariku seperti biasa, tidak ada yang menyenangkan selalu saja membosankan.  Tidak ada yang special dari hidupku. Oh iya, tidak lama lagi aku akan masuk SMA. Aku hanya berharap kehidupanku berubah menjadi lebih baik lagi karena mendapat teman-teman baru maklum saja aku anak kesepian, aku anak tunggal dan orangtuaku jarang ada di rumah. New life, new story, rite?

Kesunyian malam menyambutku, aku baru saja pulang dari shopping untuk persiapan sekolah baruku. Rumahku terasa sangat sepi, aku sangat merindukan kenangan-kenangan ketika saat-saat dimana aku, mama dan papa makan malam bersama, akhir-akhir ini mereka sering bertengkar dan aku sangat membenci itu. Entah apa yang mereka perdebatkan. Sekarang sudah lewat tengah malam, aku harus tidur agar besok tidak terlambat ke sekolah baruku.

Sinar mentari menembus jendela kamarku, aku terbangun dan melihat jam dan untung saja aku tidak terlambat. Akupun bergegas untuk mandi dan bersiap-siap ke sekolah dan tidak lupa juga untuk sarapan. Just hoping today will be the best day ever. Hari ini aku diantar sopirku, aku bersekolah di International Secondary School Eindhoven. Kalau bisa dibilang sekolahku ini semua muridnya adalah kalangan atas semoga saja mereka tidak sombong-sombong karena aku sangat membenci itu.

Hari pertama sekolah ini lumayan mengasyikkan, aku duduk disamping seorang cewek, dia cantik, tinggi, putih dan baik hati namanya Caitlin Beadless. Di depanku duduk dua orang cowok namanya Cody Simpson dan Campbell Carsley mereka sama-sama tinggi, blonde, putih dan ya begitulah wkwk. Intinya semua murid-muridnya ramah-ramah, tidak salah aku memilih sekolah ini.

The first day, the first task arrgh itu satu-satunya hal yang menjengkelkan hari ini. Tapi untungnya tugas itu adalah tugas kelompok dan teman kelompokku itu adalah Caitlin, Cody dan Campbell. Wah semoga saja aku bisa akrab dengan mereka dan melupakan masalah keluargaku yang sangat kelam.

Kriiiiing, ngga terasa bel pulang sudah memanggil wkwk, aku, Caitlin, Cody dan Campbell sudah bersiap-siap untuk pulang, kami pulang naik mobil cody, dia membawa mobil Lamborgini hitamnya. Posisinya Cody yang menyetir disampingnya itu duduk Campbell dan dibangku belakang duduk aku dan Caitlin. Dijalan kami sibuk menceritakan hidup kami masing-masing. Ternyata Cody dan Campbell itu jago surfing dan renang dan katanya lagi Cody pernah memenangkan dua medali emas di Queensland Swimming Championships sedangkan Caitlin itu adalah seorang model yang baru saja memulai karirnya. Aku sangat kagum dengan mereka semua.

Sekarang kami sudah sampai di depan rumahku, aku juga tidak tahu kenapa rumahku yang dijadikan tempat kerja kelompok tapi aku senang-senang saja hehe. Akupun mempersilahkan mereka semua masuk, tidak ada orang di rumahku orang tuaku sedang kerja kalau pulang juga pasti tengah malam dan pagi-pagi sekali mereka sudah pergi tapi aku mengerti itu, mereka melakukan semua itu demi masa depanku.

Siang itu aku sangat lapar dan aku tahu pasti c3 (caitlin, cody dan campbell) juga seperti aku. Aku memutuskan untuk membuat burger ala burger king dan vanilla milkshake. Tak lupa aku mengajak Caitlin. Dan sekarang kami sudah berada di dapur, untung saja bahan-bahannya sudah tersedia, ada burger bun, daun selada, tomat, bawang bombay, mayonaise saos dan yang terpenting adalah beef patties, yummy *-* sementara aku dan caitlin menyiapkan semuanya cody dan campbel sedang asyik bermain PS, entah apa yang mereka mainkan -___________-

Oh iya, aku memang jago memasak dan ternyata Caitlin juga seperti, apalagi kalau hanya sebuah burger dan milkshake, itu hal yang kecil wkwk. Sekarang Caitlin sedang asyik membuat milkshake sedangkan aku sedang asyik membuat burger, aku menyiapkan burger bun, membelah nya menjadi dua bagian lalu memanggangnya sebentar, setelah itu aku lalu mengambil beef patties yang sudah ada di dalam freezer memasukkannya di dalam oven sekitar ±7,5 menit setelah berwarna kecoklatan meletakkannya di atas burger bun yang sudah dipanggang, memasukkan selada yang sudah dicuci bersih, dan aku juga memotong tomat dan bawang bombay lalu mengaturnya sedemikian rupa agar terlihat lebih menarik dan saat aku ingin memasukkan mayonaise tiba-tiba ada sebuah teriakan dan arah datangnya itu dari ruang tengah tepat di mana cody dan campbel sedang bermain PS. Aku dan caitlin lalu panik dan berlari ke asal suara, saking paniknya sampai-sampai aku menabrak tembok dan jidatkulah yang menjadi korban. Ternyata teriakan itu datang dari campbell yang kalah saat berduel dalam race car dengan cody -_- karena jengkel akibat perbuatan campbell yang sampai-sampai membuat aku dan caitlin panik setengah mati dia pun mendapat ganjarannya, aku menjitaknya wkwk. Campbel hanya merengek kesakitan kuperlakukan seperti itu , padahal menurutku yang kulakukan sama sekali tidak menyakitkannya -__- sedangkan cody dan caitlin hanya tertawa terbahak-bahak sampai-sampai sepertinya mereka ingin saja menangis karena tidak bisa menahan tawa.

Setelah insiden kecil itu, jidatku menjadi merah tapi sudah tidak sakit lagi U,u aku dan caitlin pun melanjutkan acara masak-memasak kami dan kembali ke dapur sedangkan cody dan campbel terus melanjutkan acara main PS mereka, maklum saja mereka kan cowok -__-

Burgerku yang masih setengah jadi tadi kulanjutkan, sekarang saatnya untuk memasukkan mayonaise dan saos dan tidak lama kemudian burger buatanku pun telah jadi, vanilla milkshake buatan caitlin juga sudah jadi, kamipun membawanya ke ruang tengah. Saat tiba di ruang tengah cody dan campbel masih asyik bermain PS dan ternyata mereka sedang memainkan Guitar Hero. Mereka tiba-tiba berhenti karena menghirup aroma burger dan melihat kesegaran vanilla milkshake yang sudah aku dan Caitlin buat. Sepertinya cody dan campbell sudah benar-benar kelaparan dan kehausan karena buktinya mereka langsung saja merampas burger dan milkshake yang kami bawa. Mereka memakannya dengan sangat lahap dan menyeruput milkshake dengan rasa haus penuh dahaga layaknya orang yang tidak pernah makan dan minum selama seminggu -__- aku dan Caitlin juga tidak ingin ketinggalan, kamipun ikut menikmati makanan dan minuman yang sudah kami buat. Setelah kami semua merasa kekenyangan walaupun hanya memakan sebuah BURGER biasa tapi aku harus mengakuinya burger buatanku memang sangat enak persis seperti burger buatan burger king.

Tidak terasa kami sudah 2,5 jam mengerjakan tugas dan perut kami juga sudah sangat kenyang memakan burger dan meminum vanilla milkshake, karena kelelahan kami semuapun tertidur.

Langit telah berwarna orange yang sangat indah, tak lama lagi sang dewi malam akan menampakkan dirinya dari tempat persembunyian terbaiknya. Kami semua sudah terbangun, caitlin, cody, dan campbell pamit pulang karena takut membuat orang tuanya cemas. Aku lalu mengantar mereka semua sampai di depan pintu dan mengucapkan Gnite and see u tomorrow kepada semuanya tak lupa kami semua bertukaran nomor handphone.

Sejak kerja kelompok di rumahku waktu itu, persahabatan kami menjadi semakin erat, aku sangat senang akan hal itu, kami selalu bersama walaupun kadang-kadang ada sedikit kesalahpahaman tapi kami tetap bisa melaluinya. Kegiatan rutin kami setiap pekan atau setiap ada waktu kosong kami selalu menghabiskan waktu untuk bermain-main di pantai. Gold Coast yang terletak di sebelah timur negara bagian Queensland, Australia ini memang sangatlah terkenal akan keindahan pantainya salah satunya adalah Duranbah Beach yang dikenal sebagai lokasi terbaik di dunia untuk para pemain surfing seperti layaknya cody dan campbell, karena hal inilah sehingga kota ini menjadi Tourist Destination. Tak seorangpun yang bisa menyankal hal itu, kita seakan terhipnotis oleh keindahannya untuk terus bermain di pantai ini dan orang-orang itu termasuk kami berempat. Walaupun kami sudah sering ke sana tapi kami tidak pernah merasa jenuh dan bosan, justru kami ingin lagi lagi dan lagi.

Sudah kurang lebih 3 tahun kami bersahabat, always theres a good bye after say hello rite? Sekarang kami memang sudah kelas 3 SMA, dan tinggal selangkah lagi impian kami akan menjadi kenyataan, dan salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan menjadi mahasiswa/mahasiswi di universitas terpandang dan kami juga sudah mendapatkan bangku di untiversitas pilihan kami itu, aku sudah mendapat tempat di Cambridge University, Cody di Massachusetts Institute of Technology (MIT),  Caitlin di Oxford University dan Campbell 
di Yale University. Aku dan Caitlin memang akan hijrah ke England sedangkan Cody dan Campbell akan hijrah ke negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Kami tidak memilih universitas yang sama karena impian kami memang berbeda-beda. Semoga saja persahabatan kami tidak akan pernah putus sampai akhir hayat. Walaupun kami terpisah jarak tapi jika ada kesempatan untuk bertemu kami akan memanfaatkannya sebaik mungkin.

Distance never seperates our hearts that really care, for our memories span the miles and in second we are there. But whenever I start feeling sad cuz I miss you I remind myself how lucky I am to have someone so special to miss, you all are my besties youre the special one (Caitlin, Cody, and Campbell) I know saying goodbye isnt the hard part, it’s what we leave behind that’s tough. We only part to meet again. Until this moment, I never understood how hard it was to lose something you never had. You never leave someone behind, you take a part of them with you and leave a part of yourself behind.

I believe in music like somepeople believe in fairytale itu kata August Rush, tapi kalau kataku I believe in God that our friendship will NEVER END

Here is some quotes about friendship :

Friends are born, not made-Henry B Adams
A friend is one who knows you and loves you just the same-Elbert Hubbart
A true friend never gets in your way unless you happen to be going down-Arnold H. Glasow
But friendship is precious, not only in the shade, but in the sunshine of life, and thanks to a benevolent arrangment the greater part of life is sunshine-Thomas Jefferson
Friendship is held to be the severest test of character. It is easy, we think, to be loyal to a family and clan, whose blood is in your own veins-Charles Alexander Eastman
Dont walk behind me; I may not lead. Dont walk in front of me; I may not follow. Just walk beside me and be my friend-Albert Camus

THE END

3 Bersaudara Pencari Bahagia



Tiga orang bersaudara, Kuatik, Marahus dan Sahaja berkelana mencari bahagia. Kuatik si sulung, berpikir bahwa bahagia bisa didapat dengan memiliki kekuatan yang luar biasa hingga bisa menguasai dunia. Marahus si tengah, berpendapat bahwa kebahagiaan bisa diperoleh jika manusia mampu meluapkan kemarahannya. Sementara, Sahaja si bungsu merasa bahwa kebahagiaan akan datang jika hati manusia diliputi ketenangan dan rasa syukur.

Ketiganya sampai di sebuah hutan yang dihuni oleh Dewa Penguasa Kehidupan. Mereka meminta kebahagiaan pada Sang Dewa sesuai dengan keinginan mereka.

“Kuatik, kuberi kau tongkat penguasa, Marahus, terimaklah ramuabn kemarahan dan Sahaja, sebuah jubah kuberikan untukmu”, ucap Dewa Penguasa Kehidupan.

Setelah mendapatkan apa yang mereka mau, ketiganya berpisah.
Kuatik dengan tongkat kekuasaannya mendapatkan apa yang dia mau, tetapi tongkatnya menjadi incaran semua penguasda, akhirnya Kuatik merasa tidak bahagia dengan kehidupannya yang tidak aman.

Marahus dengan ramuannyamenjadi manusia yang paliung ditakuti dan mampu menaklukkan banyak musuh, tetapi akhirnya Marahus merasa kesepian karena tidak ada seorang pun yang ingin berteman dengannya. Marahus tidak bahagia.

Sahaja yang rendah hati dengan jubahnya, senantiasa bersyukur dan berbagi terhadap sesame. Kehidupannya tenang dan tentram. Sahaja juga dikelilingi oleh banyak sahabat dan juga keluarga. Hingga akhir hayatnya, nama Sahaja dikenal sebagai orang yang baik hati.

Jadi, siapakah di antara ketiga saudara ini yang sudah menemukan kebahagiaan?
source : Bobo Magazine

My Heart is Just For You

Casts :
Selenia johnson (Selenia)
Cody robert simpson (Cody)
Campbell carsley (Camp)
Josh winnington (Josh)
Jake thrupp (Jake)
Annabeth marie twist (Anna)


Hy, kenalin nama aku Selenia Johnson panggil aja aku Selenia/sel. Aku sahabatan dengan Anna itu sejak masuk SMA kalau Camp, Josh sama Jake sejak Cody ngenalin aku ke mereka sedangkan Cody, dia itu sahabatku yang pertama sejak kecil aku sangat sayang padanya tapi sepertinya perasaan itu telah berubah aku sayang padanya melebihi kasih sayang seorang sahabat, I think Im fallin love with him, but I dunno how about his feeling :/
Let’s begin........
Sinar mentari telah menembus kaca jendelaku, “Hoaaaaam, morning Aussie. Hope this day will be a good day” ucapku seraya bangun dari tidur. Aku memang tinggal di Aussie dan aku sangat mencintai negara ini, terutama pantainya dan kedua hewan lucunya apalagi kalau bukan Koala dan Kangguru mereka itu sangat lucu hehe :D oh iya, hari ini adalah awal aku masuk sekolah tidak terasa sekarang aku sudah SMA, dan senangnya lagi aku satu sekolah dengan sahabat-sahabatku. Mereka adalah Cody, Camp, Josh dan Jake aku sahabatan sama Camp, Josh dan Jake udah sekitar 2 tahun lebih tapi beda dengan Cody aku sahabatan sejak kecil sejak umur 8 tahun dan sekarang kami sudah 14 tahun, cukup lama memang. Dan semua itu bermula ketika ....
-------------------------------------------------------Flashback-----------------------------------------------------
Suatu hari aku sedang berjalan-jalan di sebuah pantai bersama sahabatku, Cody. Kami memang sangat senang bermain di pantai. Aku sedang duduk-duduk di tepi pantai tiba-tiba Cody datang membawa papan surfing nya. Dia itu emang suka surfing juga renang. Dia sangat ahli dalam hal itu hehe.
Hey Sel, wanna join with me? Ajaknya sambil menunjuk papan surfingnya
I think not now Cod, you know I cant play surf
Oh common, I’ll teach you
Mmm, okay. But wait, I must  change my clothes first
Okay
Aku segera mengganti pakaianku dengan pakaian renang yang memang sengaja kubawa hanya untuk berjaga-jaga soalnya tadi aku hanya memakai T-shirt dan hotpants. Setelah selesai akupun segera menuju ke tempat cody, ternyata disana dia sedang berbincang dengan beberapa orang sepertinya mereka itu teman-teman Cody di club renang. Cody memang ikut club renang, dia juga sering ikut olimpiade, sekarang ini dia sudah dapat 2 medali emas loh. Im so proud of him :D
Disana aku dikenalin sama teman-temannya
Hey Sel, youre so long hehe. Oh wait, guys this is my best friend Selenia and Sel theyre my best friend in course, Camp, Josh and Jake
Hey Im camp¸ nice to meet you
Hey girl Im Josh, nice to meet you
Hey beauty Im Jack, nice to meet you
Hey guys Im selenia but you can call me Sel btw nice to meet you too guys! Sapaku sambil berjabat tangan dengan mereka semua
Setelah itu kami segera bermain-main air, Camp, Josh dan Jake sedang sibuk bermain surfing. Sedangkan Cody dia sedang mengajariku surfing. Kami berlima sangat menikmati hari itu. Dan itu jugalah awal persahabat kami berlima.
---------------------------------------------------------End Of Flashback---------------------------------------------------
Sekarang aku sudah ada di sekolah baruku, “God, semoga aku dapat sahabat cewek di sekolah ini J dan dapat banyak teman baru” batinku. Dari kecil aku memang tidak punya sahabat cewek paling cuman teman tapi tidak dekat :/ saat berjalan menuju kelas baruku aku bertemu dengan sahabat2ku CCJJ.

Hey Guys
Hey Sel! sapa mereka semua
Eh, sudah liat kelas ngga?
Sudah, tapi kita ngga sekelas Sel kalau aku, Cody, Camp sama Jake iya L jawab Josh dengan muka sedih
Yah, ngga apapa deh, kan kita masih bisa ketemu kalau istirahat
Benar juga tuh. Balas Jake dengan wajah semangat sedangkan yang lain hanya mengangguk
Kalau gitu aku ke kelas dulu ya, bye guys!
Bye Sel! Jawab mereka bersamaan

Aku lalu berjalan menuju kelas baruku, saat aku masuk kelas aku melihat seorang gadis sedang duduk sendirian aku juga melihat bangku disampingnya masih kosong. Akupun mendekatinya
Hey, girl. May I sit beside you?
Sure J
Btw, whats ur name?
Oh yeah, sorry I almost forget. My name is Annabeth but you can call me Anna, you?
My name is Selenia. Just call me Sel.
Okay

Kamipun ngobrol, ternyata anna itu orangnya sangat asyik. Punya banyak kesamaan sama aku kayak suka nonton, dengarin musik pokoknya banyak deh. Thanks God, Akhirnya aku punya sahabat cewek juga J batinku. KRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING akhirnya bellpun berbunyi

Anna, common go to the canteen and I want to introduce you to my besties J
Okay, common Im so hungry btw. Your besties? Mmm, so excited J

sesampainya di kantin, aku segera mencari sahabat2ku itu dan akhirnya kulihat mereka ternyata mereka sudah memesan makanan. Akupun mengajak Anna memesan makanan terlebih dahulu dan mengajaknya untuk duduk di meja CCJJ.

Hey guys
Hey Sel, youre so long. Btw whos that girl? Tanya jake
Sorry guys, shes Anna, my classmate and new bestfriend, rite? Aku melirik anna
Oh yeah, hy guys Im Anna hope we can be a good friends.
Hey, mmm wait? You said friends, not friends but best friend, rite? Camp melirik kami semua
Yes, ofc. Jawab kami semua serempak.

Kami pun makan dan ngobrol, KRIIIIIIIIIIIIING aaa bell sudah bunyi

Yaaah, bell sudah bunyi L ucap Josh
Iyanih, eh, Sel entar pulang bareng ya! Ajak Cody
Okay, tapi yang lain gimana?
Aku dijemput supir kok Sel. Jawab Anna
Kami bertiga mau ke toko sepatu dulu. Jawab Jake dan Camp dan Josh pun mengangguk memberikan tanda setuju.
Okedeh, entar ketemu di parkiran ya Cod.
Oke.
---------------------------------------------------------Cody’s POV------------------------------------------------
Thanks God, ternyata Selenia mau. Entar pas pulang sekolah aku mau nembak dia, semoga aja dia mau. God, I love her so much, please give me a chance to be his bf.
--------------------------------------------------------Selenia’s POV-------------------------------------------------
Kira-kira Cody kenapa ya tiba-tiba ngajak aku pulang bareng, oh God kok aku jadi deg-degan kayak gini? Aku udah ngga tahan, I love him so much but how about his feeling? I dunno.
KRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING

Huffft, finally akhir ya selesai juga
Haha iyanih capek banget
Eh, anna bareng yuk ke parkiran
Oke deh

Saat di parkiran di sana sudah ada Cody yang sudah menunggu di samping mobil lamborgini hitamnya. Di aussie kita emang sudah boleh bawa mobil sendiri hehe

Guys, aku balik duluan ya udah dijemput hehe. Kata anna yang segera menuju mobilnya
Oke, bye Anna. Jawabku serentak dengan Cody
Cod, yang lain pada kemana?
Ooh CJJ udah duluan naik mobilnya Camp hehe
Oooh, oke.

Saat di mobil, suasana sangat hening. Kita hanya diam-diaman dan juga tanpa mendengarkankan sebuah lagu. Karena aku merasa risih akupun memulai berbicara.

Cod, kita mau kemana, kok bukan ke arah rumahku?
Oh iya sorry Sel. Aku lupa kita ke pantai aja ya dulu sebelum pulang. Soalnya udah lama kita ngga ke pantai.
Oke deh, aku juga kangen suasana di pantai hehe

Sesampainya di pantai...
Mau es krim ngga? Cari es krim yuk
Mau dong, ayuk

Kamipun mencari kedai es krim dan langsung membeli 2 buah es krim. Dan semuanya itu rasa vanilla kecuali toping nya yang beda kalau aku toping nya chocolate sauce kalau cody dia toping nya choco chips. Kami memang suka es krim vanilla hehe.

Eh, Sel ke sana yuk! Ajak Cody sambil menunjuk ke arah pohon besar
Ayuk
Anginnya lagi enak ya, sejuk2 gimana gitu haha
Iyanih enak banget mana pohonnya besar jadikan ngga kepanasan hehe
Haha, iya iya. Sel, aku mau ngomong sesuatu sama kamu
Hah? Mau ngomong apa Cod? Ngomong aja
Jadi gini Sel, sejak SMP kelas 3 perasaan sayang aku ke kamu sebagai sahabat itu udah berubah. Aku ngerasa lebih, rasa sayang aku ke kamu itu lebih dari itu. Aku mau ngomong ke kamu dari dulu tapi aku takut banget hal itu akan ngerusak persahabatan kita. Tapi sekarang, aku udah ngga bisa tahan lagi, maybe you have no feeling to me but I just wanna say I love you damn so much Sel, and would you be my girlfriend?
Mmm, sorry Cod... belum aku nyelesaian kata2ku tiba2 Cody langsung motong
Yeah, never mind Sel. I know you have no feeling to me but I just want to tell you the truth. Ucap cody dengan raut muka sedih
Hey Cod, aku belum selesai ngomongnya sorry Cod I cant say no to you. I love you so much too. Aku juga ngga tau perasaan aku ke kamu udah berubah lebih  dari rasa sayang sahabat.
So? Tanya Cody dengan semangat
Yes I would
Thank you so much babe, I’ll always protect you. My heart is just for you. I love you. Spontan ia langsung memelukku dengan erat dan akupun membalas pelukannya
Yeah I know, I love you too.

Sejak saat itu kami pun resmi pacaran dengan Cody. Sahabat-sahabatku semuanya menerima hubungan kami. Kami tetap sering jalan bersama dan ngga lama kemudian Camp juga udah jadian sama Anna. Aaaa, bahagianya aku punya sahabat dan pacar yang selalu ada disampingku. Thanks God, thanks for everything that you give to me.
Ngga terasa hari ini pas 2 tahun aku pacaran sama Cody. God, I love him so much coz he always there beside me he always support me if I have a problem with my family. He is the best guy ever. Rencananya untuk merayakan 2 tahun kami ini, kami akan makan malam di restaurant.
------------------------------------------------------------OTP-------------------------------------------------------
Hey, babe. Aku udah di depan nih
Oh, okay babe. Wait a minute
-------------------------------------------------------End of Call-----------------------------------------------------
Wow, you look so beautiful tonight babe
Oh, thanks babe. You too, you look so handsome J
Thanks babe, I always look handsome hahahaha. Candanya
Hahaah up to you babe

Kita lagi asyik ngobrol tiba-tiba ada truk yang menabrak kami

Codyyyyyyyy, awas ada truk
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, triak aku dan Cody

Aku sangat sulit bergerak aku hanya bisa berteriak meminta tolong dan melihat banyak darah di sekujur  tubuhku, begitu juga dengan Cody sangat banyak darah di kepalanya. Aku sangat ingin memeluk dan dipeluk Cody sekarang tapi aku lihat Cody sudah tidak sadarkan diri tiba-tiba kepalaku pusing penglihatanku kabur dan semuanya menjadi gelap.

Saat aku terbangun, aku melihat ke sekelilingku aku melihat ada dad dan momku

Dad, mom aku di mana? Whats happened?  Aku mencoba untuk bangun
Hey sweetie  finally you wake up, youre in hospital now. Im so worried with you. You  and Cody got a car accident last night. Jangan bangun dulu, istirahatlah. Jawab ibuku yang terlihat matanya bengkak sepertinya habis menangis .
Mom, stop crying please. Im okay now. Oh God, mom wheres Cody now? Is he okay? Please I wanna meet him. Im afraid I loose him L
Cody masih kritis sweetie, kalau kamu memang mau ketemu Cody mom akan antar kamu ke ruangan Cody
Oh God,  get well soon Cody, Im afraid to loose you. Yes, mom please.

Akupun diantar momku ke ruangan Cody menggunakan kursi roda aku masih sangat lemah aku belum kuat untuk berdiri apalagi untuk berjalan sebenarnya untuk meninggalkan tempat tidurku pun dokter belum sepenuhnya mengijinkan tapi aku memohon-mohon dan dokterpun mengijinkan asalkan aku menggunakan kursi roda dan akupun setuju. Di ruangan itu sudah ada mom Angie dan dad Brad (orang tua cody) Allie dan Tom (adik-adik Cody) aku sangat akrab dengan mereka.

Kak sel? Teriak Alli dan Tom sambil berlari ke arahku dan memelukku.
Hay sayang, bagaiman keadaan kak Cody? Tanyaku sambil menghapus air mataku dan membalas pelukan mereka.
Kak Cody masih belum sadar kak L jawab Alli
Mom, dad Im so sorry for Cody. Ucapku sambil menangis aku tidak sanggup lagi menahan air mata ini
Hey sweetie this is not your fault. It’s called destiny. Jangan salahkan dirimu. Kata mom Angie  sambil menghapus air mataku
But, okay L mom, may I see Cody?
Yes of course

Akupun menggerakkan kursi rodaku dibantu oleh Alli.

Thanks Alli
Anytime kak

Aku menatap wajah Cody dalam, dia terlihat sangat pucat. Aku sangat merindukan senyumnya, tatapan matanya yang sangat indah.

Cody, please wake up. Cody please I cant leave without you. Wake up please. Aku hanya bisa bilang itu sambil air mataku berjatuhan. Aku ngga sanggup lagi lihat semua ini.
                                                                        
Untungnya ngga lama kemudian, Anna, Camp, Josh dan Jake datang untuk menjenguk kami. Karna aku lagi ada di kamar Cody sekalian aja mereka semua menjengukku juga di sini

Sel, yang sabar ya. Cepat sembuh, semoga Cody juga cepat sadar L ucap Anna
Iya Sel, kamu harus semangat buat cepat sembuh, GWS Cody L ucap Josh
Bro, cepat sadar, we miss ya L ucap Camp
Cody cepat sadar dong L ucap Jake
Thanks guys for supporting me and Cody, I hope that too L

Kamar menjadi sangat ramai, semuanya berkumpul mom&dad ku mom&dad Cody alli&tom anna, camp, josh dan jake. Semua saling menguatkan satu sama lain. Tiba-tiba...

Sel, Se le ni a. . . . ucap Cody terbata-bata
Cody, yeah it’s me. Finally you wake up. Im afraid to loose you babe L
Hey babe, please stop crying. I dont want to see you crying again. Kata Cody sambil menghapus air mataku.
Yeah, but I cant see you like this.
Hey, babe. I want you to promise me something. Do you want?
Whats that Cody? Okay, I promise. But remember I do this coz it’s just for you L masih sambil menangis
Hey hey babe dont cry again please. Promise me if I leave you for forever please no tears anymore please you must continue your life without me L okay? :’)
Why you say like that Cody? Ofcourse I cant, I cant live without you. Ucapku tambah nangis

Semua orang di dalam kamar itu hanya bisa menangis mendengar apa yang baru saja Cody ucapkan. Tak ada yang menyangka ia akan berkata seperti itu.

Please babe stop crying, you know I love you so much Sel, I love you more than anything in this world. Sometimes Im thinking it doesn’t matter if I had to change my life just for to see you smile, I want to see you happy. I really want to marry you. I want to have children with you babe. I want to see our children grow up and we have grandchild. But Im sorry I couldn’t last much any longer. Please promise me no tears anymore, please try to continue your life without me, coz thats the only way that I can go in peace. Please Sel, please promise me L
Yeah I promise to you Cody, I promise I’ll try that. I promise it just for you :’(
Thank you so much babe for your promise, now I think I can go in peace, see you in a different place baby. But before that may  I get your hug and kiss for the last time?
Cody, dont say like that. Of course anything for you. Ucapku sambil memeluknya dan menciumnya.

Dia mencium bibirku lalu mencium pipi dan jidat ku. Aku juga membalas menciumnya. Saat aku memeluknya erat dan begitupun juga ia aku merasakan kehangatan yang sama sekali tidak ingin kulepas, aku hanya berharap agar waktu bisa berhenti. Saat kami saling berpelukan aku sempat melihat cody menitihkan air matanya. Aku juga tidak sanggup untuk membendung air mata ini lagi. Aku merasa semua orang di ruangan ini menangis tanpa terkecuali.

Sel, I love you so much, my heart is just for you L
Cody, I love you so much too. You will always in my heart, you have a special place in my heart. Dont afraid, my heart is just for you too L

Masih dalam keadaan berpelukan, tiba-tiba aku merasa detak jantungnya sudah tidak berdetak lagi. Aku sangat takut melihat wajahnya. Tapi aku harus melakukannya. Dengan sangat terpaksa aku melepas pelukan itu dan segera melihat ke arah wajah Cody, wajah yang akan sangat aku rindu-rindukan. Saat aku melihatnya, wajahnya sudah semakin pucat, aku memegang dadanya jantungnya sudah tidak berdetak lagi dan itu berarti tidak ada lagi nafas dan pelukan hangatnya, tidak ada lagi senyum manisnya, tidak ada lagi wajah imutnya.  Sekarang Cody sudah pergi. Aku segera memeluk Cody lagi.

Cody please wake up, cody please dont leave me alone please I need you. Kataku sambil menangis
Sayang, cody sudah pergi. Ikhlaskan dia, biarkan dia pergi dengan tenang. Ucap mom angie yang juga sedang menangis.

Semua orang di ruangan ini menangis melihat kepergian Cody yang begitu cepat. Semua orang juga mencoba untuk menghiburku walaupun mereka juga dalam keaadaan duka. Cody, we will always miss you Cody. You will always in our heart.

Always theres a good bye after say hello. Thank you so much for my besties Anna, Camp, Josh and Jake. Youre the best besties ever who always there beside me and always support me, love ya guys. For my mom and dad thank you so much, coz you I can be here I can be like this. For mom Angie, dad Brad, Alli and Tom thank you so much youre my best second family always and never change. And for people I love the most, I know thats not the end. Now,  I must try to continue my life without you. I know its hard but I must keep my promise, rite? I will try to be stay strong. Thank you so much for everything that you give to me, Cody. I love you so much, my heart is just for you and I breath is just for you too. See you soon in a different place Cody, Im sure we will meet again in a better place :’)


THE END