Jumat, 23 Desember 2011

Untitled

Namaku Charlotte Johnson panggil saja aku Charlotte, aku hanya seorang gadis biasa berusia 14 tahun. Hari-hariku seperti biasa, tidak ada yang menyenangkan selalu saja membosankan.  Tidak ada yang special dari hidupku. Oh iya, tidak lama lagi aku akan masuk SMA. Aku hanya berharap kehidupanku berubah menjadi lebih baik lagi karena mendapat teman-teman baru maklum saja aku anak kesepian, aku anak tunggal dan orangtuaku jarang ada di rumah. New life, new story, rite?

Kesunyian malam menyambutku, aku baru saja pulang dari shopping untuk persiapan sekolah baruku. Rumahku terasa sangat sepi, aku sangat merindukan kenangan-kenangan ketika saat-saat dimana aku, mama dan papa makan malam bersama, akhir-akhir ini mereka sering bertengkar dan aku sangat membenci itu. Entah apa yang mereka perdebatkan. Sekarang sudah lewat tengah malam, aku harus tidur agar besok tidak terlambat ke sekolah baruku.

Sinar mentari menembus jendela kamarku, aku terbangun dan melihat jam dan untung saja aku tidak terlambat. Akupun bergegas untuk mandi dan bersiap-siap ke sekolah dan tidak lupa juga untuk sarapan. Just hoping today will be the best day ever. Hari ini aku diantar sopirku, aku bersekolah di International Secondary School Eindhoven. Kalau bisa dibilang sekolahku ini semua muridnya adalah kalangan atas semoga saja mereka tidak sombong-sombong karena aku sangat membenci itu.

Hari pertama sekolah ini lumayan mengasyikkan, aku duduk disamping seorang cewek, dia cantik, tinggi, putih dan baik hati namanya Caitlin Beadless. Di depanku duduk dua orang cowok namanya Cody Simpson dan Campbell Carsley mereka sama-sama tinggi, blonde, putih dan ya begitulah wkwk. Intinya semua murid-muridnya ramah-ramah, tidak salah aku memilih sekolah ini.

The first day, the first task arrgh itu satu-satunya hal yang menjengkelkan hari ini. Tapi untungnya tugas itu adalah tugas kelompok dan teman kelompokku itu adalah Caitlin, Cody dan Campbell. Wah semoga saja aku bisa akrab dengan mereka dan melupakan masalah keluargaku yang sangat kelam.

Kriiiiing, ngga terasa bel pulang sudah memanggil wkwk, aku, Caitlin, Cody dan Campbell sudah bersiap-siap untuk pulang, kami pulang naik mobil cody, dia membawa mobil Lamborgini hitamnya. Posisinya Cody yang menyetir disampingnya itu duduk Campbell dan dibangku belakang duduk aku dan Caitlin. Dijalan kami sibuk menceritakan hidup kami masing-masing. Ternyata Cody dan Campbell itu jago surfing dan renang dan katanya lagi Cody pernah memenangkan dua medali emas di Queensland Swimming Championships sedangkan Caitlin itu adalah seorang model yang baru saja memulai karirnya. Aku sangat kagum dengan mereka semua.

Sekarang kami sudah sampai di depan rumahku, aku juga tidak tahu kenapa rumahku yang dijadikan tempat kerja kelompok tapi aku senang-senang saja hehe. Akupun mempersilahkan mereka semua masuk, tidak ada orang di rumahku orang tuaku sedang kerja kalau pulang juga pasti tengah malam dan pagi-pagi sekali mereka sudah pergi tapi aku mengerti itu, mereka melakukan semua itu demi masa depanku.

Siang itu aku sangat lapar dan aku tahu pasti c3 (caitlin, cody dan campbell) juga seperti aku. Aku memutuskan untuk membuat burger ala burger king dan vanilla milkshake. Tak lupa aku mengajak Caitlin. Dan sekarang kami sudah berada di dapur, untung saja bahan-bahannya sudah tersedia, ada burger bun, daun selada, tomat, bawang bombay, mayonaise saos dan yang terpenting adalah beef patties, yummy *-* sementara aku dan caitlin menyiapkan semuanya cody dan campbel sedang asyik bermain PS, entah apa yang mereka mainkan -___________-

Oh iya, aku memang jago memasak dan ternyata Caitlin juga seperti, apalagi kalau hanya sebuah burger dan milkshake, itu hal yang kecil wkwk. Sekarang Caitlin sedang asyik membuat milkshake sedangkan aku sedang asyik membuat burger, aku menyiapkan burger bun, membelah nya menjadi dua bagian lalu memanggangnya sebentar, setelah itu aku lalu mengambil beef patties yang sudah ada di dalam freezer memasukkannya di dalam oven sekitar ±7,5 menit setelah berwarna kecoklatan meletakkannya di atas burger bun yang sudah dipanggang, memasukkan selada yang sudah dicuci bersih, dan aku juga memotong tomat dan bawang bombay lalu mengaturnya sedemikian rupa agar terlihat lebih menarik dan saat aku ingin memasukkan mayonaise tiba-tiba ada sebuah teriakan dan arah datangnya itu dari ruang tengah tepat di mana cody dan campbel sedang bermain PS. Aku dan caitlin lalu panik dan berlari ke asal suara, saking paniknya sampai-sampai aku menabrak tembok dan jidatkulah yang menjadi korban. Ternyata teriakan itu datang dari campbell yang kalah saat berduel dalam race car dengan cody -_- karena jengkel akibat perbuatan campbell yang sampai-sampai membuat aku dan caitlin panik setengah mati dia pun mendapat ganjarannya, aku menjitaknya wkwk. Campbel hanya merengek kesakitan kuperlakukan seperti itu , padahal menurutku yang kulakukan sama sekali tidak menyakitkannya -__- sedangkan cody dan caitlin hanya tertawa terbahak-bahak sampai-sampai sepertinya mereka ingin saja menangis karena tidak bisa menahan tawa.

Setelah insiden kecil itu, jidatku menjadi merah tapi sudah tidak sakit lagi U,u aku dan caitlin pun melanjutkan acara masak-memasak kami dan kembali ke dapur sedangkan cody dan campbel terus melanjutkan acara main PS mereka, maklum saja mereka kan cowok -__-

Burgerku yang masih setengah jadi tadi kulanjutkan, sekarang saatnya untuk memasukkan mayonaise dan saos dan tidak lama kemudian burger buatanku pun telah jadi, vanilla milkshake buatan caitlin juga sudah jadi, kamipun membawanya ke ruang tengah. Saat tiba di ruang tengah cody dan campbel masih asyik bermain PS dan ternyata mereka sedang memainkan Guitar Hero. Mereka tiba-tiba berhenti karena menghirup aroma burger dan melihat kesegaran vanilla milkshake yang sudah aku dan Caitlin buat. Sepertinya cody dan campbell sudah benar-benar kelaparan dan kehausan karena buktinya mereka langsung saja merampas burger dan milkshake yang kami bawa. Mereka memakannya dengan sangat lahap dan menyeruput milkshake dengan rasa haus penuh dahaga layaknya orang yang tidak pernah makan dan minum selama seminggu -__- aku dan Caitlin juga tidak ingin ketinggalan, kamipun ikut menikmati makanan dan minuman yang sudah kami buat. Setelah kami semua merasa kekenyangan walaupun hanya memakan sebuah BURGER biasa tapi aku harus mengakuinya burger buatanku memang sangat enak persis seperti burger buatan burger king.

Tidak terasa kami sudah 2,5 jam mengerjakan tugas dan perut kami juga sudah sangat kenyang memakan burger dan meminum vanilla milkshake, karena kelelahan kami semuapun tertidur.

Langit telah berwarna orange yang sangat indah, tak lama lagi sang dewi malam akan menampakkan dirinya dari tempat persembunyian terbaiknya. Kami semua sudah terbangun, caitlin, cody, dan campbell pamit pulang karena takut membuat orang tuanya cemas. Aku lalu mengantar mereka semua sampai di depan pintu dan mengucapkan Gnite and see u tomorrow kepada semuanya tak lupa kami semua bertukaran nomor handphone.

Sejak kerja kelompok di rumahku waktu itu, persahabatan kami menjadi semakin erat, aku sangat senang akan hal itu, kami selalu bersama walaupun kadang-kadang ada sedikit kesalahpahaman tapi kami tetap bisa melaluinya. Kegiatan rutin kami setiap pekan atau setiap ada waktu kosong kami selalu menghabiskan waktu untuk bermain-main di pantai. Gold Coast yang terletak di sebelah timur negara bagian Queensland, Australia ini memang sangatlah terkenal akan keindahan pantainya salah satunya adalah Duranbah Beach yang dikenal sebagai lokasi terbaik di dunia untuk para pemain surfing seperti layaknya cody dan campbell, karena hal inilah sehingga kota ini menjadi Tourist Destination. Tak seorangpun yang bisa menyankal hal itu, kita seakan terhipnotis oleh keindahannya untuk terus bermain di pantai ini dan orang-orang itu termasuk kami berempat. Walaupun kami sudah sering ke sana tapi kami tidak pernah merasa jenuh dan bosan, justru kami ingin lagi lagi dan lagi.

Sudah kurang lebih 3 tahun kami bersahabat, always theres a good bye after say hello rite? Sekarang kami memang sudah kelas 3 SMA, dan tinggal selangkah lagi impian kami akan menjadi kenyataan, dan salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan menjadi mahasiswa/mahasiswi di universitas terpandang dan kami juga sudah mendapatkan bangku di untiversitas pilihan kami itu, aku sudah mendapat tempat di Cambridge University, Cody di Massachusetts Institute of Technology (MIT),  Caitlin di Oxford University dan Campbell 
di Yale University. Aku dan Caitlin memang akan hijrah ke England sedangkan Cody dan Campbell akan hijrah ke negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Kami tidak memilih universitas yang sama karena impian kami memang berbeda-beda. Semoga saja persahabatan kami tidak akan pernah putus sampai akhir hayat. Walaupun kami terpisah jarak tapi jika ada kesempatan untuk bertemu kami akan memanfaatkannya sebaik mungkin.

Distance never seperates our hearts that really care, for our memories span the miles and in second we are there. But whenever I start feeling sad cuz I miss you I remind myself how lucky I am to have someone so special to miss, you all are my besties youre the special one (Caitlin, Cody, and Campbell) I know saying goodbye isnt the hard part, it’s what we leave behind that’s tough. We only part to meet again. Until this moment, I never understood how hard it was to lose something you never had. You never leave someone behind, you take a part of them with you and leave a part of yourself behind.

I believe in music like somepeople believe in fairytale itu kata August Rush, tapi kalau kataku I believe in God that our friendship will NEVER END

Here is some quotes about friendship :

Friends are born, not made-Henry B Adams
A friend is one who knows you and loves you just the same-Elbert Hubbart
A true friend never gets in your way unless you happen to be going down-Arnold H. Glasow
But friendship is precious, not only in the shade, but in the sunshine of life, and thanks to a benevolent arrangment the greater part of life is sunshine-Thomas Jefferson
Friendship is held to be the severest test of character. It is easy, we think, to be loyal to a family and clan, whose blood is in your own veins-Charles Alexander Eastman
Dont walk behind me; I may not lead. Dont walk in front of me; I may not follow. Just walk beside me and be my friend-Albert Camus

THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar