Kamis, 19 Januari 2012

Musim Kemarau Yang Panas

Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Apa uniknya musim kemarau?

Musim Kering
Musim kemarau terjadi ketika angin berhembus dari daratan Australia ke Indonesia. Benua Australia adalah daratan yang sangat luas. Udara di atas benua Australia mengandung sedikit uap air. Nah, ketika angin dari benua Australia berhembus ke Indonesia, angin itu membawa sedikit air. Oleh karena itu, musim kemarau sering disebut juga musim kering. Daerah Indonesia bagian timur mengalami musim kemarau lebih dulu, baru disusul Indonesia bagian barat.

Sepuluh Matahari
Matahari tampak bersinar cemerlang di musim kemarau. Tidak ada awan yang menghalangi sinar Matahari. Udara jadi lebih panas. Ssst, kadang orang mengeluh, Matahari serasa ada sepuluh di musim kemarau. Panas sekali.


Panen Ikan Sungai
Panasnya matahari menyebabkan penguapan di mana-mana, baju basah bisa kering dalam setengah hari. Aliran sungai besar menyusut jadi kecil. Air danau juga menyusut jadi kolam kecil. Orang Indonesia sering kekurangan air. Ikan-ikan di sungai juga kekurangan air. Inilah saatnya orang-orang di kampung pesta ikan sungai. Penduduk kampung berkumpul memanen ikan di sungai kering. Ikan ditangkap dengan perangkap bambu. Anak-anak senang saat ada acara menangkap ikan ramai-ramai.

Musim Layang-layang
Air sungai yang menguap menjadi awan indah di langit. Awan besar belum tentu jadi hujan di musim kemarau, lo. Karena angin yang bertiup membawa awan ke daerah lain. Angin musim kemarau sangat cocok untuk bermain layang-layang. Di musim kemarau, kamu bisa menikmati pemandangan indah awan dan layang-layang.


Source : Bobo’s Magazine

Tidak ada komentar:

Posting Komentar